Ditjen Perkebunan Bakal Kucurkan Dana Rp3,5 Miliar untuk Lambar - Radarlambar.com | Radar Lambar - Radar Pesbar
>blank
Ditjen Perkebunan Bakal Kucurkan Dana Rp3,5 Miliar untuk Lambar

Ditjen Perkebunan Bakal Kucurkan Dana Rp3,5 Miliar untuk Lambar

Share This
Radarlambar.com – Sebagai bentuk dukungan kepada Kabupaten Lambar sebagai salah satu prioritas untuk pengembangan dan budidaya kopi. Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan Kementerian Pertanian RI  tahun ini akan mengalokasikan sejumlah bantuan program di daerah ini.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Tri Umaryani, S.P, M.Si mengungkapkan, Ditjen Perkebunan selain mendorong petani untuk meningkatkan produktivitas mutu hasil perkebunan melalui bantuan teknologi pengolahan pasca panen, seperti mesin pengering, pemecah biji serta pembinaan petani, di tahun 2018 ini Ditjen Perkebunan akan menyalurkan bantuan program peremajaan terhadap 630 hektar areal perkebuan di Kabupaten Lambar.

Tidak hanya itu, kata Tri Umaryani, berdasarkan informasi dari Direktur Jenderal Perkebunan Bambang pada saat kunjungan kerja ke Kabupaten Lambar tepatnya di Pekon Rigisjaya Kecamatan Airhitam pada Rabu (31/1), bahwa dari total Rp81 miliar lebih anggaran Ditjen Perkebunan yang akan dikucurkan ke Lampung untuk berbagai program perkebunan, sebanyak Rp3,5 miliar lebih diperuntukkan untuk bantuan perkebunan di Kabupaten Lambar. Anggaran untuk semua jenis perkebunan tahun ini sebesar Rp81 miliar lebih itu mengalami peningkatan dibanding tahun 2017 lalu yang hanya Rp41 miliar.

“Dari 81 miliar lebih itu, rencananya Kabupaten Lambar akan mendapatkan bantuan anggaran sebesar Rp3,5 miliar lebih. Sejauh ini bentuk bantuan dengan anggaran Rp3,5 miliar lebih kita belum tahu, apakah dalam bentuk barang seperti mesin ataukah dalam bentuk lainnya,” tegasnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, salah satu upaya pengembangan produksi kopi dilakukan melalui program intensifikasi tanaman. Melalui program tersebut Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lambar akan menggulirkan bantuan pupuk NPK untuk 650 petani kopi. “Selain itu, kita juga akan terus memberikan bimbingan teknis budidaya dan penanganan pasca panen dari petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL),” ucapnya seraya menambahkan dengan adanya berbagai program tersebut diharapkan produksi dan mutu kopi di Kabupaten Lambar meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat. (lusiana) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad