![]() |
Sekitar lima hektar sawah yang baru ditanami oleh pemiliknya di Pekon Kerang Kecamatan Batubrak Lambar terendam akibat meluapnya sungai waysemangka. |
Sungai yang kini kondisinya mulai parah akibat erosi, tidak mampu menampung debit air sehingga meluap dan masuk ke areal persawahan dan menggenangi tanaman warga yang baru saja tumbuh bulir padi .
Peratin Kerang Agus Cik mengatakan, dampak luapan way semangka tidak hanya menggenangi areal sawah di wilayahnya saja, akan tetapi sejumlah areal persawahan lainnya seperti di Pekon Sukarami dan Pekon Bedudu Kecamatan Belalau iku terkena dampak.
"Iya saya juga baru dapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 17:00 WIB, sejauh ini kami perkirakan ada sekitar lima hektar sawah yang terendam," kata Agus Cik.
Ia menyebutkan, sejumlah petani kini baru memasuki masa penjagaan tanaman dari burung, karena kini sebagian tanaman padi sudah mengeluarkan bulir. "Tapi semuanya rusak akibat serangan banjir ini," tuturnya.
Menurutnya, sawah di wilayahnya tersebut tersebut sudah dua kali terendam akibat meluapnya air sungai yang melalui tiga pekon tersebut.
"Kami berharap segera ada langkah penanggulangan sementara, karena akibat bencana ini bisa saja mengakibatkan petani gagal panen,"tandasnya. (edi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar