Fasilitasi Tuntutan Warga, DPRD Lambar Surati PLN - Radarlambar.com | Radar Lambar - Radar Pesbar
>blank
Fasilitasi Tuntutan Warga, DPRD Lambar Surati PLN

Fasilitasi Tuntutan Warga, DPRD Lambar Surati PLN

Share This
Seperti inilai kondisi kabel listrik milik PT. PLN di Pekon Muarabaru Kecamatan Kebuntebu. : Foto Yogi
Radarlambar.com - Pelanggan listrik PT. PLN Persero, Kecamatan Kebuntebu, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) meminta Pemkab Lambar,  turun tangan untuk memberi ketegasan  kepada pihak PLN, untuk memperhatikan kondisi jaringan listrik dikecamatan itu yang tak kunjung diberikan penataan meskipun sudah menahun kondisi jaringannya tidak stabil.

Desakan dan harapan itu bukan saja disampaikan oleh  Camat Ahmad Syukri, S.Pd., pada saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang dihadiri Bupati Hi Parosil Mabsus, S.Pd., dan Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom., serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melainkan juga dikuatkan dari para peratin.

Seperti disampaikan Peratin Pekon Muarabaru Sanan, setiap Pukul 17.00 WIB sampai 21.00, tegangan listrik dikecamatan itu sangat lemah, dengan sering mengalami hidup mati lantaran kekurangan daya. Begitu juga pada pagi harinya kondisi jaringan lemah tejadi dari Pukul 07-00-09.00, Dan karena kondisi itu dampaknya bukan saja mempengaruhi aktifitas warga dalam rumah atau dikantor, melainkan merusak barang-barang elektronik.

Selain tegangan lemah, juga diperburuk dengan kondisi jaringan dengan banyak kabel induk yang tidak ada tiang,  seperti dipekon itu sendiri ada di pemangku Satu kabel induk hanya disematkan diatas pohon.
"Kondisi listrik ini sudah sering sekali  kami sampaikan ke pihak PLN. Namun sampai saat ini belum ada respon. Melainkan hanya memberikan janji saja," kata dia.
Terpisah warga Pekon Muarajaya Satu Suhardi, menyebutkan, apa yang dikeluhkan Sanan, terjadi sama dipekonnya.  Dan upaya laporan kepada petugas PLN jugas sudah sering dilakukan. Bahkan pihak PLN sudah menjanjikan akan measang trapo agar jaringan stabil tapi nyatanya sampai saat ini tidak direalisasikan.

Karena itu baik Suwardi maupun Sanan sangat mendukung usulan Camat Ahamd Syukri yang meminta pemkab untuk dapat memfasilitasi dengan melakukan koorinasi kepada pihak PLN agar keluhan listrik dikecamatan itu dapat diatasi.

"Untuk kewajiban pembayaran bulanan, pelanggan tidak pernah komplin, artinya menguikuti sesuai anjuran PLN. Dan tentu warga juga meminta pelayanan yang maksimal," tutupnya. 

Menanggapi hal itu Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom,, yang juga warga Kecamatan Kebuntebu, menegaskan, keluhan terkait kondisi jaringan listrik tersebut, telah beberapa kali dikomunikasikan kepada pihak PLN. Untuk melakukan upaya agar jaringan stabil.

Namun, memang hingga saat ini, permintaan itu  belum ada tanggapan dari PLN.  "Memang dikecamatan ini  banyak pelanggan listrik yang menyambungkan listrik bukan dari kabel induk melainkan disambung dari rumah ke rumah karena jaringan tidak ada tiang. Kondisi itu sendiri sudah sampaikan, tapi nyatanya belum ada respon dari PLN," tegasnya

Karena itu Edi Novial, memastikan DPRD Lambar, melalui komisi terkait akan melayangkan  surat resmi kepada pihak PLN. Agar dapat melakukan langkah dalam mengatasi kondisi jaringan listrik yang terjadi. "Memang betul akibat kondisi tersebut warga terkendalam dalam kebutuhan listrik," tandasnya. (rinto)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad